Variabel Dalam C++
Berbeda dengan pendeklarasian variabel dalam bahasa pemrograman lain, dalam C++ sebelum mendeklarasikan variabel, hal pertama yang harus dideklarasikan adalah tipe data yang akan digunakan untuk menampung data.
Format penulisannya adalah :
tipedata pengenal = nilai ;
Sebagai contoh :
int a; float nomor;
atau dapat juga pemberian nilai awal untuk variabel dilakukan pada saat deklarasi, contoh :
int a = 10; char s = ’a’;
Jika hendak mendeklarasikan beberapa variabel sekaligus dengan tipe data yang sama, dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
int a; int b; int c;
atau dapat disederhanakan dengan deklarasi :
int a , b , c;
Perhatikan contoh berikut:
// bekerja dengan variabel
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
// inisialisasi variabel :
int a , b;
int hasil;
// proses :
a = 5;
b = 2;
a = a + 1;
hasil = a - b;
// cetak hasil :
cout << hasil;
// menghentikan program :
return 0;
}
Konstanta
Konstanta mirip dengan variabel, namun memiliki nilai tetap. Konstanta dapat berupa nilai Integer, Float, Character dan String.
Pendeklarasian konstanta dapat dilakukan dengan 2 cara :
- Menggunakan (#define)
Deklarasi konstanta dengan cara ini, lebih mudah dilakukan karena akan menyertakan #define sebagai preprocessor directive. Dan sintaxnya diletakkan bersama – sama dengan pernyataan #include (di atas fungsi main()).Format penulisannya adalah :
#define pengenal nilai
Contoh penggunaan :
#define phi 3.14159265 #define Newline ‘\n’ #define lebar 100
Pendeklarasian dengan #define tanpa diperlukan adanya tanda = untuk memasukkan nilai ke dalam pengenal dan juga tanpa diakhiri dengan tanda semicolon(;).
- Menggunakan (const)
Sedangkan dengan kata kunci const, pendeklarasian konstanta mirip dengan deklarasi variabel yang ditambah kata depan const. Contoh :const int lebar = 100; const char tab = ‘\t’; const zip = 1212;
Untuk contoh terakhir, deklarasi variabel zip yang tanpa tipe data, maka compiler akan secara otomatis memasukkannya ke dalam tipe int.
Pengenalan Pemrograman Bahasa C
Compiler
Pemrograman C++ adalah termasuk jenis pemrograman high level. Mengapa dikatakan demikian? karena dalam C++ kita tidak perlu mengetahui bahasa mesin atau assembly. Kita hanya tinggal menuliskan sebuah script dan compiler yang akan merubah script kita hingga dimengerti oleh mesin dan menjadi sebuah file yang bisa di eksekusi.
IDE (Integrated Development Environment)
Dalam sebuah program compiler, kita harus menuliskan script di tempat yang terpisah (misal: notepad) baru kemudian script tersebut kita compile menggunakan compiler. Oleh karena itu dibuatlah sotware IDE yaitu dimana kita dapat menulis script dan meng-compile script tersebut dalam software yang sama. Salah satu jenis software IDE untuk C++ adalah Dev C++ dan NetBeans.
Kedua software IDE tersebut termasuk jenis freeware. Bagi anda pengguna windows sebaiknya menggunakan Dev C++ karena instalasinya yang lebih mudah ketimbang NetBeans. Namun bagi anda yang ingin belajar bahasa pemrograman lainnya, NetBeans lebih baik karena IDE NetBeans selain dapat digunakan untuk pemrograman bahasa C, juga dapat digunakan untuk pemrograman Java dan PHP.
Struktur Program
Seluruh tutorial C++ dalam web ini adalah termasuk console program, yaitu program atau aplikasi yang hanya berbasis teks dalam interaksinya. Berikut contoh script C++ yang paling sederhana :
// Program pertama gue di C++
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
cout << "Halo Dunia!";
return 0;
}
// Program pertama gue di C++
Ini adalah baris komentar. Semua baris yang dimulai dengan dua simbol slash (//) adalah sebuah komentar dan tidak akan berpengaruh apapun terhadap program. Programmer biasanya menggunakan ini untuk penjelasan singkat terhadap source code yang mereka tulis.
#include <iostream>
Pernyataan yang diawali dengan tanda (#) merupakan pernyataan untuk menyertakan preprocessor. Pernyataan ini bukan untuk dieksekusi. #include<iostream> berarti memerintahkan compiler untuk menyertakan library iostream. Dalam file library ini, terdapat beberapa fungsi standar yang dipakai dalam proses input dan output. Seperti misalnya perintah cout yang dipakai dalam program utama.
int main ()
Baris ini menandai dimulainya compiler akan mengeksekusi program. Atau dengan kata lain, pernyataan main sebagai penanda program utama. Adalah suatu keharusan, dimana sebuah program yang ditulis dalam bahasa C++memiliki sebuah main. Fungsi main diikuti oleh sebuah tanda kurung (). Dalam bahasa C++ sebuah fungsi harus diikuti dengan tanda (), yang nantinya dapat berisi argumen. Dan syntax formalnya, sebuah fungsi dimulai dengan tanda {}, seperti dalam contoh program.
cout << “Halo Dunia!”;
Perintah ini merupakan hal yang akan dieksekusi oleh compiler dan merupakan perintah yang akan dikerjakan. Perintah cout termasuk dalam library iostream dan berfungsi untuk menampilkan ke layar. Perlu diingat, bahwa setiap pernyataan dalam C++ harus diakhiri dengan tanda semicolon (;) untuk memisahkan antara pernyataan satu dengan pernyataan lainnya.
return 0;
Pernyataan return akan menyebabkan fungsi main() menghentikan program dan mengembalikan nilai kepada main. Dalam hal ini, yang dikembalikan adalah nilai 0. Mengenai pengembalian nilai, akan dijelaskan nanti mengenai Fungsi dalam C++.
Back, Again ..
Yap! Setelah bertahun-tahun ngga update ini blog, akhirnya gue balik lagi. Terakhir update seinget gue waktu kelas satu SMK dulu, nah lho sekarang gue udah kuliah semester satu. zZ
Terakhir kali, gue hapus semua tulisan di blog ini. Niatnya sih pengen bikin new freshly one tapi ngga taunya malah jadi males ngeblog, haduh.
Oke! Temen-temen dunia maya semua, skarang gue mao coba nulis-nulis lagi di blog ini, masih seputar dunia IT dkk. See what’s going next..